Profil

Visi :          “TERWUJUDNYA SURAKARTA SEBAGAI KOTA BUDAYA, MANDIRI, MAJU, DAN SEJAHTERA”

Misi :

Waras: Mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani, dan rohani, dan sosial dalam lingkungan hidup yang sehat menuju masyarakat produktif, kreatif dan sejahtera serta membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat

Wasis: Mewujudkan masyarakat yang cerdas, terampil, berbudi pekerti luhur, berkarakter dan berkontribusi kemajuan daya saing kota

Wareg: Mewujudkan masyarakat kota yang produktif mampu memenuhi kebutuhan dasar jasmani dan rohani menuju masyarakat mandiri dan partisipatif membangun kesejahteraan kota Mapan: Mewujudkan masyarakat yang tertib, aman, damai, berkeadilan, berkarakter dan berdaya saing melalui pembangunan daerah yang akuntabel (sektoral, kewilayahan, dan kependudukan) dan tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, responsif dan melayani

Papan: Mewujudkan keseimbangan kebutuhan papan serta daya dukung dan daya tampung lingkungan dengan dinamika kebutuhan pertumbuhan penduduk menuju kota berwawasan pembangunan berkelanjutan

Visi Walikota Surakarta : Solo Berseri Tanpa Korupsi untuk Mewujudkan Masyarakat 3 WMP ( Wasis, Waras, Wareg, Mapan dan Papan ) dengan membangun 5 Budhaya ( Budhaya Hidup Gotong Royong, Budhaya Memiliki, Budhaya Merawat, Budhaya Menjaga, Budhaya Mengamankan Kota Solo dan isinya ).

Lambang Daerah:

Arti Lambang : Warna hijau berarti hidup, warna-warna putih, kuning, merah, dan hitam melukiskan nafsu diantara beberapa nafsu manusia. Semuanya berarti hidup harus dapat menguasai nafsunya.

Makna dari lukisan : Perisai mewujudkan lambang perjuangan dan perlindungan. Tugu lilin menyala melukiskan kebangunan dan kesatuan kebangsaan. Keris melambangkan kejayaan dan kebudayaan. Panah berarti selalu waspada. Jalur mendatar berombak berarti Bengawan Sala. Bintang kanan kiri melukiskan bintang dilangit dan berarti kesejahteraan. Bambu runcing menggambarkan perjuangan rakyat. Kapas dan padi melukiskan pakaian dan makanan yang berarti : Do’a kearah kemakmuran Jumlah 6 dari daun, bunga dan buah kapas berarti bulan 6, jumlah 16 dari buah padi berarti tanggal 16 Kain adalah hasil kerajinan terpenting dari Kota Besar Surakarta dan Sidomukti mengandung arti do’a keluhuran Lukisan yang terdapat dalam lingkaran jorong merupakan surya sangkala memet: Anak panah diatas busur dengan bergerak, berarti ” rinaras” dan berwatak enam. Air berarti “waudadi” atau “dadi” dan berwatak empat Mulai pangkal panah sampai ujung tugu merupakan bentuk lurus berarti ” terus ” dan berwatak sembilan Tugu lilin berarti “manunggal” dan berwatak satu Secara lengkap berbunyi : “RINARAS DADI TERUS MANUNGGAL” yang berarti tahun 1946

VISI RPJMD DINAS KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH KOTA SURAKARTA : Terwujudnya Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang sehat, mandiri, berdaya saing dalam mendukung peningkatan kesejahteraan Masyarakat

MISI RPJMD DINAS KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH KOTA SURAKARTA:

1.         Meningkatkan Kemampuan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah dalam aspek kelembagaan, manajerial dan Sumber Daya Manusia

2.         Meningkatkan kemapuan Koperasi dan usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam mengakses pembiayaan dan memperluas pangsa pasar

TUJUAN SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN
Meningkatnya kualitas dan daya saing UMKM Meningkatnya kualitas dan daya saing UMKM

Peningkatan jumlah UMKM yang mempunyai pangsa pasar dan jaringan usaha tingkat nasional

Peningkatan jumlah UMKM dalam mengakses pembiayaan melalui lembaga pembiayaan dan perbankan

Pengembangan sarana pemasaran UMKM berbasis IT
Peningkatan jumlah wirausaha

Perluasan promosi produk UMKM Pengembangan kemitraan dengan lembaga pembiayaan Pengembangan sarana pemasaran UMKM Pengembangan ketrampilan SDM dengan pelatihan
  Meningkatnya pertumbuhan wirausaha baru yg berdaya saing Peningkatan jumlah usaha mikro kecil yang berkembang menjadi usaha menengah Peningkatan pemberdayaan UMKM dengan sistem Klasterisasi

Pengembangan Level UMKM

Pengembangan UMKM berbasis klaster

Meningkatnya kualitas dan daya saing koperasi

Meningkatnya penyelenggaraan koperasi tertib dan modern

Peningkatan kualitas SDM pengelola koperasi

Penyamaan Prespektif
antar stake holder koperasi

Mendorong patisipasi dan kesadaran masyarakat dalam
berkoperasi

Peningkatan kualitas
kelembagaan koperasi

Peningkatan kompetensi SDM pengelola Koperasi

Koordinasi dalam perumusan kebijakan dan regulasi

Pemahaman prinsip koperasi kepada masyarakat Pendampingan dan pengendalian koperasi

 

Meningkatkan tata kelola organisasi PD Meningkatnya kualitas pelayanan perangkat daerah Mencukupi sarana dan prasarana administrasi perkantoran Terselenggaranya tata kelola administrasi pemerintahan
  Meningkatkan kualitas implementasi perencanaan,
pengendalian dan evaluasi kinerja pembangunan
Mencukupi sarana aparatur Tercukupinya sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan pemerintahan

JAM KERJA DINAS KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH KOTA SURAKARTA

Senin s/d Kamis : 07.30 s/d 16.30 WIB

Jumat : 07.30 s/d 11.00 WIB